Kamu ingat rasanya tersesak yang amat sangat?
Coba peluk aku. Rasakan sulitnya aku berteriak. Karena dada ini sesak. Sangat sesak.

Ada yang tertahan hingga aku sulit bernafas dan tak bisa mengeluarkan air mata.
Jika akhirnya ada bulir air mata yang jatuh, terima kasih karena akhirnya aku sadar.

Aku wanita biasa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s