Kunci

Ada lima anak kunci.
Tunggu..
Sejak kapan si kunci punya anak, gue juga bingung. Jadi jangan tanya kenapa gue nulisnya anak kunci.

Di kantor gue, buat masuk ke pantry harus pake kunci, kalau di kunci. Kalau engga ya silahkan nyelonong aja. Ada lima anak kunci dalam satu gantungan kunci (kalo buat baju, namanya gantungan baju) yang digunakan buat masuk ke lima ruangan. Salah satunya, pantry.

Tadi gue mau melakukan ritual di pantry. Gue ambilah serenceng kunci itu. Tanpa babibubebo gue nyolokin aja salah satu anak kunci. Ternyata dari ujung aja udah gak masuk sama sekali. Gue geser sedikit, kali aja salah, ternyata gak bisa masuk juga. Gue ganti kunci, udah masuk full tapi gak bisa muter. Masuknya sih pas, tapi gak mau muter ke kanan buat buka kunci. Berarti bukan itu kunci yang bener. Gue gak mau salah lagi, buat milih kunci ketiga gue liatin bener-bener tuh tiga kunci sisanya.

Karakter kelima kunci ini kalau diliat-liat hampir sama. Tapi engga semua kunci bisa masuk ke lubang kunci yang nempel di pintu pantry. Cuma ada satu yang pas pastinya. Setelah gue rasa gue menemukan kunci yang bener. Gue coba lah masukin itu kunci. Taaadaaaaa.. Bisa masuk dan bisa muter ke kanan. Gue puter sekali. Nyoba buka handle eh ternyata masih ke kunci. Puter lagi ke kanan sekali, baru deh kebuka. Dan gue pun bisa melakukan ritual pagi.

Terus, gue tiba-tiba kepikiran. Mungkin yang namanya konsep jodoh seperti itu. Seperti anak kunci yang pas masuk ke lubang kunci dan bisa membuka sebuah pintu.
Ada yang mungkin sudah berkali-kali bertemu dengan kunci yang engga pas. Atau mungkin ada juga yang sudah pas masuk ke lubang kuncinya hanya saja gak bisa dipakai untuk membuka sebuah pintu.

Well, secetek itu gue menjabarkan seperti apa jodoh yang ada dipikiran gue.
🙂

Advertisements

4 thoughts on “Kunci

  1. Analogi lo boleh juga nih, hahahha…
    Itu artinya kita bebas melanglang buana ke hati manapun sebelum menemukan hati yang pas, wkakakak 😆

  2. Someday, we’ll find the right key to open your heart. Meanwhile, sabar ngadepin kunci yang salah yaaa. Trus kalo udah tau salah jangan terus-terusan maksa lobang kuncinya untuk pas. We both know it will not fit kan? 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s