Hembuskan Nafas

Beberapa waktu terakhir banyak kejadian yang bikin gue lebih sering menghembuskan nafas.

Banyak hal yang cuma bisa gue terima tanpa bisa memberikan komen atau komplain. Bisanya ya cuma menghembuskan nafas.

Banyak hal yang cuma bisa gue beri reaksi “oohh…” Sambil mengerutkan kening. Dan diakhiri dengan menghembuskan nafas.

Banyak hal yang bikin gue bertanya tanpa gue bisa dapet jawaban pasti. Yang akhirnya cuma bisa menghembuskan nafas.

Ternyata banyak hal yang harus diterima tanpa tanya, dan
Banyak hal yang harus diterima tanpa sempat menyanggah.

Bukan apa..
Penerimaan terhadap sesuatu yang mungkin engga kita sukai memang tidak mudah, dan
Penerimaan terhadap sesuatu yang gak masuk akal kita juga engga gampang

Sampai akhirnya, kita bisa apa?
Ya cuma menghembuskan nafas yang mungkin lebih berat dari biasanya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s