Cinta (tidak) Menjatuhkan Logika

Ngomongin cinta gak akan ada habisnya dan gak akan ada bosennya. Pasti akan selalu ada yang dibahas. Mulai dari hal yang rasanya sepele sampai ke level paling berat, tentang masalah pernikahan misalnya. Tapi gue gak akan bahas yang berat-berat, cukup yang ringan aja soalnya otak gue cetek juga sih. Lagian kan gue juga belum nikah, ya mana tau pula akik masalah begituan.

Banyak yang bilang sama gue “kalo elo masih make logika, artinya elo belom segitu jatuh cintanya sama dia.”

Dan langsung gue jawab dengan “EMANG?” atau “AH MAASAAA” iya pake kepslok. Gak nyantai ceritanya.

Emang jatuh cinta segitu bikin logika orang engga kepake?

Emang jatuh cinta segitu gak bisa make logika?

*lah sama aja yak?* yaa pokoknya itulah maksud gue.

Sekarang, logika seperti apakah yang dikamsud oleh orang-orang?

Meninggalkan pekerjaan elo yang lagi sibuk-sibuknya karena si pasangan merengek buat pergi ke satu tempat? Atau rela bayarin apapun yang pasangan pengenin sampai mungkin elo pinjem uang ke temen lo atau make CC lo yang harusnya bisa dipake buat hal yang lain?

Mohon maaf, buat hal yang di atas tadi gue akan berkomentar “otak lo di mana?”

“tapi gue sayang sama dia.”

Well darling….yang bilang elo gak boleh sayang sama dia itu siapa?

Gue engga pernah melarang temen-temen yang lagi jatuh cinta melakukan apapun yang mereka mau buat nunjukin rasa sayang ke pasangan. Gue cuma berpesan, “logika lo jangan ditinggalin gitu aja.”

Jatuh cinta juga butuh logika.

Jatuh cinta bukan berarti mendewakan perasaan dan mengecilkan logika.

Gue tau gimana rasanya mau bikin seneng pasangan. Gue juga tau gimana senengnya dibikin seneng sama pasangan. (Sounds wrong gak sih? Ahahahak..) Tapi gue mencoba tau di mana batasannya untuk tidak memaksakan hal yang sekiranya tidak mampu untuk dilakukan.

Logika yang bekerja dan menjawab seseorang mampu atau tidak untuk melakukan sesuatu dan perasaan yang memilih untuk mau atau tidak mau melakukan sesuatu.

Mencoba menyeimbangkan logika dan perasaan ketika sedang jatuh cinta emang engga gampang. Tapi bisa untuk dicoba.

Ehehehe.

Sotoy banget gak sih ini? Ya tapi begitulah pendapat saya pemirsa.

Jadi, buat yang sekarang lagi jatuh cinta gue mau tanya “logikanya dipake gak?”

*kaaabooorrr* ~~~\0/

Advertisements

3 thoughts on “Cinta (tidak) Menjatuhkan Logika

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s