Tiga Puluh, Bertiga

Ga ada kata lain yang pantas diucapkan selain “Alhamdulillah..”

Semuanya terasa tepat waktu. Meski saya manusia biasa yang kerap meragu. Isi kepala selalu berputar ini itu. Padahal dunia juga bukan tempat untuk terpaku.

Dua puluhan terlewati dengan lulus sekolah, menyempurnakan separuh ibadah dan mendapatkan anugerah berupa amanah.

Waktunya untuk lebih bijaksana, lebih peka, lebih merasa dan lebih ada.

Yang kini di dekat, semakin didekap. Dengan pelukan yang lebih hangat dan dengan telinga yang lebih mendengar lekat.

Untuk dua yang kini berada di jantungku, terima kasih sudah ada. Bagian yang akan selalu memberi makna dan bahagia tanpa jeda.

Bertiga ❤️

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s